Respons Cepat RSUD Jombang: Pemkab Hadir untuk Khotijah, Mengawal Kesembuhan dengan Kepedulian -->

Javatimes

Respons Cepat RSUD Jombang: Pemkab Hadir untuk Khotijah, Mengawal Kesembuhan dengan Kepedulian

javatimesonline
09 Oktober 2026
Tim gabungan nakes dari RSUD Jombang dan Puskesmas Perak diterjunkan langsung menyambangi kediaman Ny. Khotijah guna melakukan pemeriksaan fisik mendalam

JOMBANG, JAVATIMES — Komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan warga kembali terwujud secara nyata. Melalui sinergi cepat antara Dinas Kesehatan, RSUD Jombang, dan puskesmas setempat, Pemkab Jombang memastikan hadir langsung mendampingi warga yang membutuhkan penanganan medis intensif, memberikan kepastian serta dorongan moral di tengah perjuangan melawan penyakit.


Langkah responsif ini digerakkan usai masuknya laporan mengenai kondisi Ny. Khotijah (54), warga kurang mampu asal Dusun Temon, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak. Pasien dengan diagnosis kanker ovarium (Ca Ovarium) tersebut telah menjalani rangkaian pemeriksaan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Pada 30 September 2026, pasien telah menempuh pengambilan sampel jaringan untuk uji Patologi Anatomi (PA) dan kini sedang menunggu hasil laboratorium sebagai dasar penentuan tindakan medis selanjutnya.


Menanggapi situasi tersebut, Pemkab Jombang bergerak cepat. Tim gabungan nakes dari RSUD Jombang dan Puskesmas Perak diterjunkan langsung menyambangi kediaman Ny. Khotijah guna melakukan pemeriksaan fisik mendalam, memberikan pemahaman medis, serta memastikan penanganan pasien berjalan berkesinambungan.


Hasil Pemeriksaan Lapangan: Kondisi Fisik Stabil

Dalam kunjungan tersebut, dr. Sinta dari RSUD Jombang bersama tim medis memeriksa kondisi fisik pasien secara menyeluruh. Hasil pemantauan menunjukkan parameter kesehatan pasien berada dalam kondisi yang terkontrol:

  • Tanda Vital Normal: Tekanan darah pasien berada di angka 130 mmHg, tergolong stabil dan baik.
  • Bebas Anemia: Tidak ditemukan tanda-tanda pendarahan aktif dan status hemoglobin pasien dipastikan dalam batas aman.
  • Penjelasan Keluhan Pencernaan: Terkait keluhan mual serta berkurangnya nafsu makan, tim medis memberikan edukasi bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh dorongan massa di area perut yang membesar terhadap saluran pencernaan, bukan karena penurunan kondisi fisik secara drastis.


Edukasi Alur Medis dan Sistem Rujukan Berjenjang

Selain pemeriksaan fisik, tim kesehatan memberikan edukasi komprehensif kepada keluarga pasien terkait tahapan medis yang harus dilalui:


Proses Evaluasi Patologi Anatomi: Tim medis menjelaskan bahwa analisis laboratorium PA membutuhkan waktu estimasi minimal dua minggu untuk memastikan karakter jaringan (jinak atau ganas). Hasil ini menjadi fondasi utama penentuan jenis operasi yang aman.


Evaluasi Klinis Terukur: Keputusan penanganan lanjut atau rujukan balikan dipimpin oleh dokter penanggung jawab (dr. Feni) dengan mempertimbangkan kriteria ketat, seperti ada tidaknya pendarahan hebat, keluhan muntah berat, tingkat dehidrasi, hingga indikasi komplikasi sistemik.


Pemahaman Alur Rujukan: Tim nakes memberikan pemahaman bahwa RSUD Dr. Soetomo Surabaya merupakan pusat rujukan utama Indonesia Bagian Timur. Volume pasien yang tinggi membutuhkan penyesuaian antrean tindakan operatif dari beberapa minggu hingga bulan.


Apresiasi Langkah Keluarga: Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa seluruh prosedur medis yang telah ditempuh keluarga pasien selama ini sudah tepat dan sesuai SOP pelayanan kesehatan nasional.


Sinergi Kemanusiaan dan Pendampingan Berkelanjutan

Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, M.KP., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berorientasi pada keselamatan serta kejelasan informasi bagi masyarakat.

"Setiap laporan mengenai warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus mendapat perhatian dan ditindaklanjuti secara tepat. Kami berupaya memberikan respons cepat, memastikan kondisi pasien terpantau, serta membantu mengarahkan langkah medis sesuai kebutuhan dan keselamatan pasien," tegasnya.


Sejalan dengan arahan Bupati Jombang, Warsubi, yang menekankan pentingnya pelayanan publik yang responsif dan berpihak pada masyarakat, RSUD Jombang terus memperkuat sinergi lintas fasilitas kesehatan.


Kunjungan lapangan ini tidak hanya menghadirkan bantuan teknis medis, tetapi juga menyalurkan dukungan moral agar pasien dan keluarga tetap tenang serta optimistis menempuh setiap tahapan pengobatan. Bagi Pemkab Jombang, di balik setiap pasien ada harapan keluarga yang harus dijaga, dan di balik setiap pelayanan, ada tanggung jawab kemanusiaan agar tidak ada satu pun warga Jombang yang merasa berjuang sendirian.



(Gading)