Nganjuk Akan Cari Sekda Baru : 6 Sosok Ini Punya Track Record dan Modal Cukup Kuat -->

Javatimes

Nganjuk Akan Cari Sekda Baru : 6 Sosok Ini Punya Track Record dan Modal Cukup Kuat

javatimesonline
05 Oktober 2026


Ilustrasi 


​NGANJUK, JAVATIMES – Dinamika birokrasi dan peta politik lokal Kabupaten Nganjuk mulai menghangat jelang purna tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Nur Solekan pada 1 Januari 2027. 


Sejumlah nama birokrat senior mengemuka sebagai kandidat terkuat pengisi posisi 'Jenderal Birokrasi' tersebut.

​

Berdasarkan analisis rekam jejak dan kompetensi, terdapat 6 figur calon yang masing-masing menguasai modal strategis berbeda untuk memimpin aparatur sipil negara (ASN) di Nganjuk.

​

1. Drs. Adam Muharto, A.P., M.Si. (Kepala Bappeda)

​Arsitek Perencanaan dan Penganggaran Daerah

​

Adam Muharto merupakan salah satu birokrat paling senior di lingkup Pemkab Nganjuk. 


Pengalaman panjangnya berfokus pada perencanaan pembangunan makro, perumusan arah kebijakan daerah, hingga tata kelola penganggaran.

​

Alasan Berhak Terpilih : Sebagai Kepala Bappeda, Adam adalah sosok yang paling memahami arsitektur perencanaan daerah, penerjemahan visi-misi Bupati ke dalam indikator program realitis, hingga pengalokasian APBD secara efektif.

​

Faktor Penentu : Senioritas dan penguasaan teknokratis terhadap dokumen pembangunan (RPJMD/Musrenbang) menjadikannya kandidat paling siap dalam mengendalikan fungsi internal birokrasi.

​

2. Puguh Harnoto, S.STP., M.M. (Kepala Dinas Pendidikan)

​Pamong Praja Inovatif dengan Kepemimpinan Adaptif

​

Puguh Harnoto membawa rekam jejak purna praja STPDN/IPDN dengan pengalaman manajerial yang komplet di berbagai jenjang pemerintahan daerah.

​

Alasan Berhak Terpilih: Memimpin Dinas Pendidikan, Puguh dikenal sebagai sosok pemimpin yang inovatif, adaptif, dan solutif. 


Ia berfokus pada penyelesaian masalah ketimbang berlarut pada dinamika kendala birokrasi.

​

Faktor Penentu : Berbekal pemahaman tata kelola pemerintahan yang matang secara struktural serta rekam jejak integritas dan tata kelola yang bersih, Puguh dinilai mampu mengkonsolidasikan jajaran ASN secara solid.


​3. Slamet Basuki, A.P. (Kepala Bapenda)

​Pakar Kemandirian Finansial & Pengumpul PAD

​

Lulusan sekolah kedinasan (APDN/STPDN) ini, telah melewati berbagai penugasan strategis di Pemkab Nganjuk dan memiliki reputasi kuat di bidang pengelolaan keuangan daerah.

​

Alasan Berhak Terpilih: Menjabat sebagai Kepala Bapenda, Slamet terbukti unggul dalam mengakselerasi digitalisasi pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

​

Faktor Penentu : Kehasilannya mengamankan pendapatan daerah hingga menembus realisasi PAD 109% pada tahun 2025 menjadi bukti nyata kemampuannya mengoptimalkan potensi daerah demi menjamin keberlanjutan program pembangunan.

​

4. Haris Jatmiko, S.Pd., M.Si. (Kepala Dinsos PPPA)

​Komunikator Ulung dan Ahli Manajemen Krisis

​

Dengan latar belakang akademik di bidang pendidikan dan magister sains, Haris Jatmiko memiliki jangkauan kepemimpinan yang luas, mulai dari penataan ekonomi daerah hingga perlindungan kesejahteraan sosial.

​

Alasan Berhak Terpilih : Dikenal supel, inklusif, dan luwes dalam membangun komunikasi politik-birokrasi, Haris dibekali keahlian khusus dalam manajemen krisis serta koordinasi lintas sektoral.

​

Faktor Penentu : Kelihaiannya merangkul instansi vertikal, elemen masyarakat, serta pimpinan OPD membuat Haris mampu membangun iklim kerja yang harmonis dan kondusif di lingkungan Pemkab.

​

5. dr. Tien Farida Yani (Kepala Dinas Kesehatan)

​Ketegangan Profesional & Representasi "Kartini Modern"

​

Sebagai dokter profesional sekaligus birokrat medis yang berpengalaman mengelola rumah sakit, dr. Tien membawa gaya kepemimpinan berbasis manajemen operasional yang disiplin dan responsif.

​

Alasan Berhak Terpilih : Perpaduan antara latar belakang tenaga medis dan birokrat murni membentuk karakter kepemimpinan yang unik : humanis, namun tetap tegas. 


Pengalaman manajerialnya di sektor pelayanan publik menjadikannya simbol representasi figur "Kartini Masa Kini".

​

Faktor Penentu : Pendekatan humanis yang berorientasi pada target kinerja tinggi (high performance) dinilai efektif dalam mengomandoi seluruh OPD secara presisi dan terukur.

​

6. Anang Agus Susilo, S.Kep.Ns., M.Kes. (Sekretaris DPRD)

​Jembatan Harmonisasi Eksekutif dan Legislatif

​

Menjabat sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan), Anang memegang peran vital sebagai fasilitator hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif.

​

Alasan Berhak Terpilih : Anang dinilai sukses menjalankan fungsi koordinasi dan menjembatani kepentingan politik kedewanan dengan kebijakan teknis eksekutif. 


Komunikasi publiknya yang terbuka menjadikannya penyeimbang yang ideal.

​

Faktor Penentu : Kepemimpinannya yang terbuka, transparan, dan akuntabel menjadi modal penting untuk menjaga iklim keterbukaan informasi dan keharmonisan antara Pemkab dan DPRD Nganjuk.

​

Tiga Parameter Kunci Penentu Kemenangan di Open Bidding

Siapa yang nantinya akan dipilih oleh pimpinan daerah dalam seleksi terbuka (open bidding) sebagaimana regulasi Kementerian PAN-RB dan KSN, akan sangat ditentukan oleh tiga parameter utama :

  1. Kompetensi Manajerial dan Teknis (Skor Asesmen) : Penguasaan manajemen operasional birokrasi, penyusunan kebijakan publik, dan pertimbangan rekam jejak kinerja.
  2. Kompetensi Sosio -Kultural (Konsolidasi Internal) : Kemampuan mengorganisir seluruh OPD tanpa memicu faksionalisme di dalam tubuh ASN.
  3. Harmonisasi Politik (Eksekutif-Legislatif) : Kesiapan menjadi penyeimbang yang menjaga kelancaran pengesahan kebijakan dan APBD bersama DPRD.



Penulis. Indriawan.