Program Revitalisasi APBN 2026, SMK Al Husna Loceret Benahi Ruang Praktik dan Fasilitas Sekolah -->

Javatimes

Program Revitalisasi APBN 2026, SMK Al Husna Loceret Benahi Ruang Praktik dan Fasilitas Sekolah

javatimesonline
09 Oktober 2026
Tenaga kerja saat melakukan pembangunan RPS

NGANJUK, JAVATIMES — Peningkatan kualitas pendidikan vokasi tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran, tetapi juga pada ketersediaan sarana dan prasarana yang layak. Upaya itu tengah dilakukan SMK Al Husna, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.


Sekolah tersebut memperoleh bantuan pemerintah sebesar Rp1,7 miliar untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Hingga Senin (5/10/2026), progres pekerjaan dilaporkan mencapai 54 persen. Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada 9 November 2026.


Ketua P2SP SMK Al Husna, Nurul Wiji Astuti, mengatakan pelaksanaan revitalisasi terus diupayakan berjalan sesuai rencana agar fasilitas yang dibangun maupun diperbaiki dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Pelaksanaan revitalisasi ini kami upayakan berjalan sesuai rencana agar fasilitas yang dibangun dan diperbaiki dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” ujar Nurul.


Adapun lingkup pekerjaan mencakup pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR), pembangunan toilet baru, rehabilitasi empat ruang kelas, rehabilitasi ruang ibadah, serta perbaikan toilet yang sudah tersedia.


Bagi sekolah kejuruan, peningkatan fasilitas ruang praktik menjadi bagian penting dalam menunjang pembelajaran berbasis keterampilan. Ketersediaan ruang praktik yang memadai diharapkan membantu siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih optimal, terutama dalam mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian.


Sementara itu, rehabilitasi ruang kelas, toilet, dan tempat ibadah diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Dengan sarana pendidikan yang semakin baik, siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara lebih maksimal.


Program revitalisasi yang digulirkan Direktorat SMK tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana pendidikan vokasi di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Nganjuk. Besaran bantuan yang diterima setiap satuan pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan serta lingkup pekerjaan yang direncanakan.


Pelaksanaan pembangunan di SMK Al Husna dilakukan secara swakelola oleh P2SP dengan melibatkan masyarakat setempat. Skema ini membuka ruang partisipasi warga dalam pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus memberikan peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat.


Di sisi lain, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian selama proses pembangunan berlangsung. Para pekerja dibekali alat pelindung diri (APD) sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan kerja. Penerapan keselamatan kerja perlu berjalan seiring dengan pengendalian mutu dan pencapaian target waktu, sehingga pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan keamanan para pekerja.


Program revitalisasi tersebut memiliki batas waktu pelaksanaan selama 150 hari dengan target penyelesaian pada November 2026. Dengan progres yang telah mencapai 54 persen, tahapan berikutnya menjadi penting untuk memastikan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal dan spesifikasi yang direncanakan.


P2SP diharapkan terus menjaga kualitas pekerjaan hingga tahap akhir, termasuk memastikan fasilitas yang dibangun dan direhabilitasi benar-benar siap digunakan setelah proses pembangunan selesai.


Lebih dari sekadar pembenahan fisik, revitalisasi SMK Al Husna Loceret diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Nganjuk. Fasilitas yang lebih memadai, keterlibatan masyarakat, serta perhatian terhadap keselamatan kerja menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi muda yang terampil, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.



(AWA)