Menyala di Berbagai Arena, SMAN 1 Nganjuk Panen Prestasi dari Kabupaten hingga Nasional -->

Javatimes

Menyala di Berbagai Arena, SMAN 1 Nganjuk Panen Prestasi dari Kabupaten hingga Nasional

javatimesonline
28 Juli 2026
SMAN 1 Nganjuk menyala dengan menorehkan banyak prestasi

NGANJUK, JAVATIMES – Prestasi tidak lahir secara instan. Di SMAN 1 Nganjuk, setiap medali dan piala merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten melalui berbagai program unggulan sekolah. Pembinaan karakter, penguatan literasi, hingga pengembangan bakat menjadi fondasi yang mengantarkan para siswa menorehkan prestasi di tingkat kabupaten hingga nasional.


Kepala SMAN 1 Nganjuk, Sugiyono, mengatakan sekolah terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Salah satunya melalui pembinaan khusus setiap Jumat bagi peserta didik yang dipersiapkan mengikuti berbagai kompetisi.

"Anak-anak yang memiliki potensi kami bina secara khusus. Kami ingin mereka tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Sekolah harus memberi ruang agar setiap bakat bisa berkembang secara maksimal," ujar Sugiyono.


Upaya tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Pada ajang debat yang diselenggarakan Badan Pengembangan Talenta Indonesia, SMAN 1 Nganjuk berhasil meraih juara pertama debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Nganjuk, sekaligus menyabet penghargaan Best Speaker pertama dan kedua.


Prestasi juga datang dari Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Dari 16 cabang yang dipertandingkan di tingkat kabupaten, SMAN 1 Nganjuk sukses membawa pulang 14 medali dan keluar sebagai juara umum.


Di bidang olahraga, sekolah ini juga menunjukkan dominasinya. Pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), para atlet SMASA berhasil mengoleksi delapan medali dari lima cabang olahraga yang diikuti.


Tidak hanya itu, siswa SMAN 1 Nganjuk juga meraih prestasi pada ajang Duta Genre putra dan putri tingkat kabupaten, serta menorehkan hasil membanggakan di cabang bola basket dengan meraih juara pertama kategori putri dan juara kedua kategori putra.


Bidang pencak silat menjadi salah satu kekuatan utama sekolah. Dalam beberapa kejuaraan nasional, SMAN 1 Nganjuk berhasil meraih juara umum di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Terbaru, pada kejuaraan di Universitas Brawijaya, kontingen SMASA kembali meraih juara umum kategori dewasa serta juara pertama kategori remaja tingkat nasional.


Budaya literasi yang terus dikembangkan sekolah juga memberikan dampak positif terhadap capaian siswa. Salah seorang siswa yang sebelumnya menjadi juara debat Bahasa Inggris tingkat kabupaten berhasil meraih juara pertama lomba *story telling* tingkat nasional di Universitas Brawijaya. Sementara pada bidang literasi, siswa SMAN 1 Nganjuk juga berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi literasi yang diselenggarakan Perpustakaan Daerah Kabupaten Nganjuk.


Untuk menjaga regenerasi atlet, sekolah secara rutin menggelar SMASA Cup, yakni kejuaraan pencak silat antarsiswa SMP. Ajang tersebut menjadi wadah pencarian bibit-bibit muda berbakat sekaligus memperkuat pembinaan olahraga sejak dini.


Menurut Sugiyono, berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari budaya sekolah yang terus dibangun secara berkelanjutan. Ia meyakini prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan siswa, tetapi juga oleh ekosistem sekolah yang mampu mendorong mereka untuk terus berkembang.

"Kami selalu menanamkan kepada anak-anak bahwa prestasi bukan tujuan akhir, melainkan hasil dari disiplin, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar. Ketika budaya itu tumbuh di sekolah, maka prestasi akan mengikuti dengan sendirinya. Alhamdulillah, sekarang SMASA benar-benar menyala di berbagai arena," tuturnya.


Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan karakter, budaya literasi, dan pengembangan bakat yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.



(AWA)