![]() |
| Kondisi ruas jalan di Kabupaten Nganjuk |
NGANJUK, JAVATIMES – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan terus menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk per Juli 2026, sebanyak 71,14 persen atau 1.049,30 kilometer ruas jalan kabupaten kini berada dalam kondisi mantap.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan terus dilakukan secara bertahap guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari total panjang jalan kabupaten, kondisi mantap terdiri atas 584,83 kilometer (39,65 persen) berkondisi baik dan 464,47 kilometer (31,49 persen) berkondisi sedang.
Sementara itu, ruas jalan yang masih memerlukan penanganan atau masuk kategori tidak mantap tercatat sepanjang 425,72 kilometer (28,86 persen). Rinciannya, 244,47 kilometer (16,57 persen) mengalami rusak ringan dan 181,25 kilometer (12,29 persen) mengalami rusak berat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Onny Supriyono, menjelaskan bahwa data tersebut menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas pembangunan maupun pemeliharaan jalan.
"Data kondisi jalan kami perbarui secara berkala sebagai acuan dalam menyusun prioritas penanganan. Ruas-ruas yang mengalami kerusakan akan ditangani secara bertahap sesuai tingkat urgensi, fungsi jalan, serta kemampuan anggaran yang tersedia. Tujuan akhirnya adalah agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Onny juga menjelaskan bahwa jalan kabupaten memiliki fungsi strategis sebagai jalan kolektor primer yang menghubungkan antarkecamatan maupun sebagai jalan lokal primer yang membuka akses menuju pusat kegiatan masyarakat hingga antar desa. Karena fungsi tersebut, satu ruas jalan kabupaten tidak jarang melintasi dua hingga tiga kecamatan sekaligus.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Karena itu, Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk turut menyampaikan informasi apabila menemukan ruas jalan yang mengalami kerusakan. Laporan dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat, melalui website resmi Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, maupun secara langsung ke kantor Dinas PUPR agar dapat segera diverifikasi dan menjadi bahan evaluasi penanganan.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
"Jalan yang baik bukan sekadar mempermudah perjalanan, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Karena itu, kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk," kata Marhaen.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun serta aktif memberikan informasi apabila terdapat kerusakan di lapangan.
"Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting. Dengan adanya laporan dari warga, kami dapat lebih cepat melakukan pendataan dan menentukan langkah penanganan sesuai prioritas. Infrastruktur yang baik adalah tanggung jawab kita bersama," tambahnya.
Dengan pembaruan data kondisi jalan secara berkala, Pemkab Nganjuk berharap proses pembangunan infrastruktur semakin tepat sasaran. Selain menjadi dasar perencanaan pembangunan, keterbukaan informasi tersebut juga menjadi wujud transparansi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ke depan, perbaikan jalan akan terus dilakukan secara bertahap sehingga konektivitas antarwilayah semakin kuat, mobilitas masyarakat semakin lancar, dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nganjuk dapat terus berkembang.
(AWA)

Komentar