Prestasi Gemilang PT BPR Bank Jombang: Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang IDTI Awards 2026 -->

Javatimes

Prestasi Gemilang PT BPR Bank Jombang: Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang IDTI Awards 2026

javatimesonline
05 November 2026

 
Bank Jombang raih penghargaan 

JOMBANG, JAVATIMES – PT BPR Bank Jombang (Perseroda) kembali mengukir tinta emas di kancah nasional. Bank milik Pemerintah Kabupaten Jombang ini sukses memboyong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Indonesia Digital Technology & Innovation (IDTI) Awards 2026 yang dihelat di Jakarta pada Jumat (30/10/2026).


Ajang prestisius yang diselenggarakan oleh BusinessUpdate.id bekerja sama dengan BRAIN IPB University ini mengusung tema besar "Innovative Advanced Digital Technology for Resilient Business and Industry". Melalui ajang ini, Bank Jombang dinilai berhasil melakukan lompatan transformatif berbasis digital yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik serta efisiensi tata kelola manajemen internal.


Adapun dua predikat membanggakan yang berhasil disabet oleh Bank Jombang meliputi:

  • Best Smart Technology Innovation of The Year 2026
  • The Best Inspiring CEO in Digital Transformation of The Year 2026, yang dianugerahkan secara khusus kepada Direktur Utama Bank Jombang, Dr. Afandi Nugroho, S.E., M.M.


Inovasi Digital untuk Kemudahan Masyarakat dan Desa

Keberhasilan Bank Jombang meraih penghargaan tersebut tidak lepas dari terobosan unggulannya, yakni integrasi pengelolaan Rekening Kas Desa (RKD) dengan ekosistem perbankan digital modern. Dalam implementasinya, Bank Jombang mengandalkan aplikasi mobile banking 'My Bank Jombang' serta penyediaan fasilitas Cardless ATM yang tersebar di berbagai titik strategis dan kantor cabang di seluruh wilayah Jombang.


Langkah taktis ini dirancang khusus untuk mempermudah roda transaksi keuangan pemerintah desa—mulai dari penarikan tabungan hingga layanan transfer real-time ke seluruh bank di Indonesia.


Direktur Utama Bank Jombang, Dr. Afandi Nugroho, S.E., M.M., menegaskan bahwa komitmen pihaknya dalam menghadirkan inovasi digital bukan sekadar ikut-ikutan tren, melainkan bentuk jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat.

"Inovasi digital yang kami kembangkan dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Integrasi Rekening Kas Desa dengan sistem perbankan digital kami terbukti mempermudah tata kelola keuangan desa sekaligus memperluas aksesibilitas bagi pelaku UMKM dan mitra usaha lokal," ungkap Afandi.


Strategi Mitigasi Risiko di Tengah Tantangan Industri BPR Nasional

Selain menggenjot performa dan kualitas layanan, Bank Jombang secara proaktif memanfaatkan teknologi informasi untuk memperkuat manajemen risiko di tengah dinamika industri BPR nasional. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) BPR secara nasional berada pada angka 12,31 persen, dipicu oleh tekanan ekonomi mikro maupun makro.


Tekanan pada sektor UMKM akibat lonjakan biaya operasional, pelemahan daya beli masyarakat, hingga hambatan dalam proses lelang agunan menjadi faktor utama kenaikan potensi risiko kredit tersebut.


Menghadapi tantangan ini, Bank Jombang mengambil langkah preventif dan terukur berbasis teknologi modern, di antaranya:

  • Portal Pemasaran Agunan Digital: Meluncurkan laman resmi infolelang.bankjombang.co.id guna mempercepat transparansi serta keterjangkauan penjualan aset agunan kredit.
  • Loan Origination System (LOS) Berbasis AI: Mengimplementasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam proses penyaluran pembiayaan baru demi meningkatkan ketepatan dan akurasi analisis risiko calon debitur.

"Menghadapi tingginya risiko NPL industri BPR nasional, Bank Jombang mengambil langkah progresif melalui pengetatan analisis kredit berbasis AI serta transparansi pemasaran agunan via Info Lelang Digital. Kami memadukan kecanggihan sistem LOS dengan pendampingan langsung bagi debitur potensial agar kualitas portofolio tetap terjaga," jelas Afandi.


Melalui harmonisasi antara inovasi layanan digital, ketatnya manajemen risiko, dan penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking), Bank Jombang optimis untuk terus konsisten menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah serta memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat Kabupaten Jombang.



(Gading)