Waspada Pencurian Rapi di Sengon: Kunci Setir dan Pagar Rumah Tak Cukup memberikan rasa aman -->

Javatimes

Waspada Pencurian Rapi di Sengon: Kunci Setir dan Pagar Rumah Tak Cukup memberikan rasa aman

javatimesonline
02 Agustus 2026

JOMBANG, JAVATIMES — Aksi kejahatan di Desa Sengon, Kecamatan Jombang, tergolong sangat rapi dan berdarah dingin. Tanpa memicu kegaduhan sedikit pun, kawanan pencuri berhasil menggasak sepeda motor milik seorang jurnalis, Mukhtar Bagus Purnomo, pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.

Guna menyamarkan jejak dan menghindari kecurigaan warga, pelaku bahkan sempat menutup dan mengunci kembali pagar rumah korban sebelum melenggang pergi.

Rapi, Senyap, dan Terencana

Peristiwa ini baru disadari korban pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, saat ia bersiap keluar rumah untuk melakukan tugas peliputan. Mukhtar dibuat terperanjat ketika mendapati teras rumahnya sudah dalam keadaan lengang.


"Saya kaget karena teras mendadak kosong. Sepeda motor hilang dari tempat parkir, tetapi posisi pagar rumah masih tertutup rapat. Sepertinya setelah membobol dan menguras kendaraan, pelaku sengaja menutupnya kembali," ujar Mukhtar terheran-heran.


Padahal, sebelum beristirahat, korban telah memastikan sistem pengamanan di rumahnya berlapis. Motor diparkir dengan kunci setir terpasang, sementara slot pintu pagar utama telah terkunci rapat.

Memanfaatkan Keheningan Dini Hari


Berdasarkan penelusuran mandiri melalui kesaksian warga sekitar, terkuak perkiraan waktu eksekusi pelaku. Salah seorang tetangga mengaku sempat mendengar derit pintu pagar yang dibuka sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun, karena situasi hening dan tidak ada suara raungan mesin, saksi mengira aktivitas tersebut adalah hal biasa.


"Tetangga mengira saya yang sedang keluar untuk ibadah ke masjid. Pelaku diduga kuat merusak kunci stang, lalu menuntun motor keluar area halaman agar tidak memicu kecurigaan," tambah Mukhtar.

Adapun kendaraan yang digondol merupakan unit Honda Vario 125 warna hitam (tahun 2013) dengan nomor polisi AG 5615 XR.


Ujian Ketajaman Bagi Aparat Penegak Hukum


Tak tinggal diam, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini telah resmi dilaporkan ke aparat penegak hukum. Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono, membenarkan adanya laporan masuk terkait musibah yang menimpa jurnalis tersebut.


Kini, integritas dan kecepatan respons jajaran kepolisian setempat tengah diuji untuk membongkar komplotan pencuri yang beraksi sangat tenang di wilayah hukumnya. Korban berharap bukti laporan polisi yang dipegangnya dapat segera menuntut hasil nyata di lapangan.


Akankah kasus ini diusut tuntas hingga pelaku tertangkap, atau sekadar menjadi tumpukan berkas di meja penyidik?





(Gading)