Dinas PUPR Jombang Geber 5 Proyek Jalan Strategis di 2026, Ini Daftar Wilayahnya! -->

Javatimes

Dinas PUPR Jombang Geber 5 Proyek Jalan Strategis di 2026, Ini Daftar Wilayahnya!

javatimesonline
28 April 2026

JOMBANG, JAVATIMES –  Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tancap gas melakukan pemerataan infrastruktur. Di tahun anggaran 2026 ini, Dinas PUPR secara resmi menetapkan skala prioritas pembangunan jalan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.


Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Perbaikan jalan di titik-titik krusial diharapkan mampu memacu akselerasi ekonomi, mulai dari sektor pertanian hingga industri di wilayah Kabupaten Jombang.


Fokus pada Dampak Ekonomi


Kepala Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, menegaskan bahwa penentuan titik perbaikan dilakukan lewat kajian teknis yang matang. Pihaknya telah menetapkan lima paket Proyek Strategis Daerah (PSD) yang dinilai memiliki dampak paling signifikan terhadap mobilitas barang dan jasa.


"Kami tidak asal pilih lokasi. Penetapan didasarkan pada tingkat kerusakan dan seberapa vital peran ruas jalan tersebut dalam jaringan transportasi kabupaten," ujar Bustomi, Selasa (28/4/2026).


Daftar 5 Proyek Jalan Prioritas Jombang 2026


Berikut adalah rincian proyek pembangunan jalan yang sedang digarap Dinas PUPR Jombang tahun ini:

-Ruas Mojoagung–Mojoduwur (Rp 2,77 Miliar): Fokus pada peningkatan kualitas jalur penghubung permukiman menuju pusat ekonomi dengan volume kendaraan tinggi.

-Ruas Made–Asemgede, Ngusikan (Rp 2,66 Miliar): Prioritas perbaikan infrastruktur di wilayah Utara Brantas.

-Ruas Gebangbunder–Plandaan (Rp 2,65 Miliar): Menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) untuk menangani kerusakan berat agar lebih awet.

-Ruas Mojolegi–Panglungan, Wonosalam (Rp 1,90 Miliar): Mendukung sektor pariwisata dengan pelebaran bahu jalan dan pembangunan penahan tebing.

-Ruas Cukir–Mojowarno (Rp 1,18 Miliar): Pelapisan hotmix dua lapis dan penguatan di sejumlah titik rawan longsor.


Kombinasi Teknologi Beton dan Hotmix


Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR mengombinasikan teknologi hotmix dan beton untuk menyesuaikan beban lalu lintas di tiap wilayah. Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan berkendara dan ketahanan infrastruktur jangka panjang.


Bustomi menjamin seluruh proyek berjalan transparan dengan pengawasan ketat di lapangan agar sesuai dengan spesifikasi teknis.


"Tujuan akhirnya adalah kemantapan jalan. Dengan kondisi infrastruktur yang prima, distribusi barang makin lancar, biaya logistik bisa ditekan, dan kesejahteraan masyarakat Jombang meningkat merata," pungkasnya.





(Gading)