NGANJUK, JAVATIMES - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopo Sosrokoesoemo saat ratusan perantau asal Nganjuk yang berada diluar berkumpul dalam gelaran Temu Kangen Diaspora Nganjuk 2026".
Acara silaturahmi akbar yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri disamping menjadi momen berharga untuk mempererat ikatan antara para perantau dengan tanah kelahiran tercinta juga dapat menghangatkan kembali kenangan akan cerita indah pada masa lalu.
Asisten Umum Setda Nganjuk Yanto, pada agenda yang diselenggarakan pada malam hari ini, Minggu (22/3/2026) mengapresiasi dan memberikan laporannya atas terselenggaranya Temu Kangen Diaspora Nganjuk 2026.
“Acara yang diselenggarakan pada malam ini merupakan salah satu program unggulan no 14 dari 15 program unggulan dari Pemkab Nganjuk," urainya.
"Untuk acara temu kangen yang mengusung tema Nganjuk Ngangen Tansah Ana Ning Ati ini dihadiri 280 orang yang terdiri dari Diaspora, Kepala OPD, Akademisi dan para undangan lainnya," lanjutnya.
Sementara, salah satu perwakilan Diaspora yakni Didik Suhardi, Ph.D yang saat ini menjadi Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan menyampaikan sekapur sirihnya dengan diawali pantun dan dilanjutkan dengan cerita tentang muasal dirinya merantau.
"Saya merantau ke Jakarta sejak kuliah hingga saat ini menjadi Staf khusus di Kementerian. Tapi meski saya berada di Jakarta hati saya tetap untuk Nganjuk" urainya.
Selanjutnya adalah paparan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi atas beberapa prestasi dan potensi alam serta pariwisata yang ada di bumi Anjuk Ladang dan kebijakannya dalam menciptakan birokrasi bersih, transparan dan bebas korupsi.
“Komitmen nol rupiah, adalah kebijakan saya bersama mas Wabup Trihandy yang menekankan pada pelayanan publik, pengangkatan ASN/PPPK dan pelantikan jabatan tidak dipungut biaya apapun. Benar-benar nol rupiah," paparnya.
Kang Marhaen juga menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Nganjuk atas program pemerintah pusat seperti Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih.
"Pemerintah Kabupaten Nganjuk memberikan dukungan penuh pembangunan KDKMP melalui komitmen legalisasi, pembinaan intensif dan percepatan pembangunan di 284 desa," ungkapnya.
(Ind)

Komentar