JOMBANG, JAVATIMES – Ada pemandangan menarik dalam agenda Safari Ramadan Pemkab Jombang di Masjid Al-Hikmah, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kamis (12/3/2026) malam. Di tengah ribuan jamaah, Wakil Bupati Jombang, Salmanudin S.Ag., M.Pd (Gus Salman), melakukan aksi spontan dengan menelepon Bupati Warsubi guna memastikan dukungan nyata bagi pembangunan sarana ibadah di wilayah tersebut.
Aksi transparan ini pun membuahkan hasil manis. Dari balik pengeras suara telepon, Bupati Warsubi menyatakan komitmennya untuk mengucurkan bantuan sebesar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) untuk renovasi Masjid Al-Hikmah, yang langsung disambut syukur oleh warga Desa Japanan.
Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Jembatan Komunikasi
Gus Salman, yang hadir didampingi Sekda Agus Purnomo dan jajaran Forkopimda, menegaskan bahwa Tarawih Keliling (Tarling) ini bukan sekadar rutinitas formalitas.
"Safari Ramadan ini adalah jembatan komunikasi. Kami ingin mendengar langsung suara masyarakat. Persatuan antara pemimpin dan rakyat adalah kunci agar pembangunan Jombang bisa berjalan optimal," tutur Gus Salman usai melaksanakan salat Tarawih berjamaah.
Selain bantuan tunai dari Pemkab, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga turut bergerak dengan membagikan paket bingkisan bagi kaum duafa di wilayah Mojowarno, memastikan keberkahan Ramadan menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
Pesan Menohok: Waspada Judi Online hingga Pinjol Ilegal
Memasuki fase 10 hari terakhir Ramadan, Gus Salman tidak hanya mengajak jamaah mengejar kemuliaan Lailatul Qadar, tetapi juga memberikan peringatan keras terkait fenomena sosial yang meresahkan.
Ia meminta para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama di masa libur panjang menjelang Lebaran. "Hati-hati, jangan sampai anak-anak kita terjerumus tawuran, narkoba, hingga penyakit baru seperti Judi Online dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal. Itu semua merusak masa depan dan keluarga," tegasnya.
Antisipasi Kamtibmas Jelang Lebaran
Menjelang Idul Fitri, Gus Salman menginstruksikan para Kepala Desa dan perangkat desa untuk tidak "tidur nyenyak". Peningkatan aktivitas warga di pasar dan pemukiman harus diimbangi dengan kewaspadaan sistem keamanan lingkungan (siskamling).
"Aktivitas ekonomi naik, potensi kejahatan juga bisa naik. Jangan lengah, perkuat koordinasi antarwarga dan hidupkan kembali ronda malam. Pastikan Jombang tetap aman sampai hari kemenangan tiba," pungkas Gus Salman.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat teras Jombang, termasuk Anggota Komisi A DPRD Jombang Dodit Eko Prasetiyo dan Kepala Kemenag Jombang Dr. H. Muhajir, yang menambah kekhidmatan suasana kebersamaan di Desa Japanan malam itu.
(Red)

Komentar