JOMBANG, JAVATIMES – Di bawah naungan kubah Masjid Agung Baitul Mukminin, suasana Jombang terasa berbeda sejak 23 Februari 2026. Udara pagi yang tenang kini berpadu dengan lantunan ayat-ayat suci yang keluar dari bibir-bibir mungil generasi penerus bangsa.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang kembali merajut tradisi mulia melalui agenda Tadarus Al-Qur’an Siswa SD Se-Kabupaten. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 6 Maret 2026 ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya membumikan Al-Qur’an di hati anak-anak sejak dini.
Sinergi dalam Keberkahan
Acara yang dibuka dengan penuh khidmat oleh Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, ini menjadi bukti nyata bahwa keberkahan lahir dari kebersamaan. Kehadiran jajaran Kemenag Jombang, Takmir Masjid Agung, dan pengurus KKG PAI mempertegas bahwa mendidik karakter religius anak adalah tanggung jawab kolektif.
"Kolaborasi adalah kunci. Ketika tangan-tangan kita saling menggenggam—antara pendidikan, agama, dan rumah ibadah maka pancaran dampak positif bagi karakter siswa akan jauh lebih luas dan mendalam," tutur Wor Windari dengan nada optimis.
Lebih dari Sekadar Membaca
Di sepanjang selasar masjid, pemandangan indah tersaji. Siswa-siswi perwakilan dari seluruh pelosok kecamatan di Jombang duduk bersimpuh, melantunkan ayat demi ayat dengan penuh takzim. Melalui kegiatan ini, ada tiga harapan besar yang ingin dicapai:
-Menyemai Iman: Menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas hidup sejak usia dini.
-Literasi Spiritual: Meningkatkan kefasihan membaca sekaligus memahami makna di balik firman-Nya.
-Indahnya Kebersamaan: Menanamkan jiwa ukhuwah di tengah keberagaman asal sekolah.
Semoga lantunan Al-Qur’an yang menggema di Masjid Agung ini menjadi doa yang mengetuk pintu langit, membawa keberkahan bagi Kabupaten Jombang, dan mencetak generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, namun juga jernih secara spiritual.
(Gading)

Komentar
