Bupati Nganjuk Ungkap Komitmennya Membangun ASN Profesional -->

Javatimes

Bupati Nganjuk Ungkap Komitmennya Membangun ASN Profesional

javatimesonline
09 Januari 2026
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi 

NGANJUK, JAVATIMES - Dalam rangka peningkatan kinerja ASN, Bupati Nganjuk menegaskan komitmennya, untuk segera membangun birokrasi berkinerja tinggi dan mendorong budaya kerja profesional melalui implementasi manajemen talenta. 


Dasar penerapan ini, sebagaimana ia jelaskan, selain untuk menciptakan birokrasi yang lebih efektif, efisien dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga sebagai dasar pengambilan keputusan terkait promosi dan mutasi.

"Sebagaimana tagline saya nol rupiah, maka strategi ini diambil, guna memastikan SDM terbaik tersedia di posisi yang tepat dan berkontribusi maksimal, sekaligus menciptakan jalur karir yang jelas dan memotivasi ASN," ujar kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. 


Lanjutnya menjelaskan, melalaui implementasi manajemen talenta, Pemkab Nganjuk nantinya akan memberikan program pengembangan karir untuk ASN kategori Jabatan Administrator Eselon III dan Jabatan Pelaksana Fungsional Ahli Pertama dan Fungsional Terampil.

"Selain itu, masih ada pelatihan kepemimpinan bagi ASN yang berpotensi dan penghargaan atau reward yang sangat menarik bagi yang berprestasi," jelasnya. 


Kang Marhaen juga menyampaikan keseriusan dirinya atas hal tersebut dengan menunjukkan kemampuan dan prestasinya saat dirinya menjabat Plt Bupati tahun 2021 hingga dilantik dan menjabat menjadi Bupati Nganjuk hingga September 2023.


Dimana saat itu, Pemkab Nganjuk meraih dua kategori penghargaan sekaligus dalam Anugerah Meritokrasi tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), yang terkait erat dengan manajemen ASN.

"Implementasi manajemen talenta ASN ini, tentunya untuk memberikan relaksasi kepada Pemkab Nganjuk untuk mencari kader terbaik dalam mewujudkan visi kami (Marhaen-Handy) dalam peningkatan profesionalisme dan birokrasi inovatif, bersih tanpa korupsi melalui sistem manajemen talenta dengan meritokrasi," tegasnya. 



(Ind)