Bupati Nganjuk Siapkan Kejutan, Mutasi Promosi ASN Segera Dimulai -->

Javatimes

Bupati Nganjuk Siapkan Kejutan, Mutasi Promosi ASN Segera Dimulai

javatimesonline
30 September 2026
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Tani Nasional 

NGANJUK, JAVATIMES — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengagendakan pelaksanaan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam waktu dekat. 


Langkah strategis ini diambil guna mengisi puluhan posisi jabatan administrator, serta jabatan pengawas yang saat ini mengalami kekosongan dan memastikan kelancaran tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.


Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi pada JAVATIMES mengatakan, dalam waktu dekat akan segera melaksanakan penataan Birokrasi dan Pengisian kekosongan jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Nganjuk. 


Ia juga menegaskan bahwa mutasi dan promosi yang akan dilaksanakannya merupakan langkah yang harus ditempuh, namun pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba karena harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah pusat.


Salah satu penerapannya adalah Merit System, yakni sistem penilaian obyektif berdasarkan kualifikasi, kompetensi, rekam jejak, dan pencapaian kinerja pegawai.


Dimana, Pemkab Nganjuk dapat memastikan seluruh prosedur dilakukan secara akuntabel dengan berkoordinasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

"Mutasi dan promosi pasti dilakukan, tapi tidak bisa serta-merta. Ada proses dan perizinan yang harus dilalui, baik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), ujar Marhaen. Rabu (30/9/2026).


Lanjut Kang Marhaen, mutasi dan promosi jabatan yang akan segera dilaksanakan ini, tidak lain merupakan bagian dari strategi reformasi birokrasi dan keterbukaan pemerintahan yang tengah digencarkannya. 

"Yang jelas, ini bagian dari proses pembenahan, mutasi dan promosi bukan sekadar pergantian posisi, tapi bagian dari peningkatan efektivitas dan respons pelayanan publik, lanjutnya.


Bupati Marhaen juga mengatakan, penataan birokrasi tersebut, diproyeksikan untuk mempercepat realisasi program prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Nganjuk.

"Langkah ini merupakan bentuk evaluasi kinerja dan penyegaran birokrasi secara menyeluruh. Pengisian posisi definitif sangat krusial agar seluruh program kerja pada tiap-tiap OPD dapat berjalan optimal tanpa kendala administratif," tegasnya.



 

(Ind)