JOMBANG, JAVATIMES —Menapaki hari-hari pertama kerja setelah libur panjang Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan akselerasi tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan. Dua agenda besar terlaksana pada Rabu (25/3/2026), yakni penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Jombang, yang disambung dengan hangatnya jalinan silaturahmi Halal Bihalal.
Wujudkan Transparansi Melalui LKPJ 2025
Gedung DPRD Jombang menjadi saksi bisu komitmen Pemkab Jombang dalam menjaga amanat rakyat. Dalam Rapat Paripurna tersebut, Bupati Jombang secara resmi menyampaikan dokumen LKPJ TA 2025. Agenda tunggal ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan cermin transparansi atas penggunaan anggaran dan capaian kinerja pembangunan selama satu tahun terakhir.
Dalam laporannya, dipaparkan sejumlah capaian strategis:
-Optimalisasi Realisasi Anggaran: Penyerapan dana publik yang difokuskan pada program-program kerakyatan.
-Keberhasilan Visi-Misi: Evaluasi nyata terhadap program pembangunan yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sepanjang tahun 2025.
-Fondasi Perbaikan: Bedah tantangan lapangan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa depan.
"LKPJ ini adalah ruang strategis bagi kami untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan anggaran benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Jombang," tegas pimpinan rapat saat prosesi penyerahan dokumen.
Harmonisasi Legislatif dan Eksekutif
Pasca penandatanganan dokumen, DPRD Kabupaten Jombang akan segera melakukan pembahasan mendalam melalui fungsi pengawasan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa arah pembangunan Jombang tetap berada pada jalur yang benar (on the track) menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Mempererat Ikatan dalam Bingkai Halal Bihalal
Uniknya, ketegangan formalitas rapat paripurna seketika mencair saat acara memasuki sesi Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H. Di tengah momentum bulan kemenangan, jajaran pimpinan daerah menunjukkan teladan sinergi yang kuat.
Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berbaur dengan seluruh Anggota Dewan dalam tradisi saling memaafkan. Momen ini menjadi simbol bahwa sekeras apa pun diskusi di meja sidang, semangat membangun Jombang tetap didasari oleh rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang erat.
Sinergi antara eksekutif dan legislatif inilah yang menjadi modal utama Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan visi Jombang yang Maju, Sejahtera, dan Harmonis untuk Semua.
(Gading)

Komentar