PUPR Jombang Perkuat Sinergi: Akselerasi Infrastruktur Jalan dan Disiplin Tata Ruang -->

Javatimes

PUPR Jombang Perkuat Sinergi: Akselerasi Infrastruktur Jalan dan Disiplin Tata Ruang

javatimesonline
12 Maret 2026

JOMBANG, JAVATIMES – Infrastruktur yang tangguh dan penataan ruang yang terukur menjadi kunci utama kemajuan daerah. Pemerintah Kabupaten Jombang kini tengah fokus menyinkronkan pembangunan fisik dengan kepatuhan regulasi guna menciptakan wilayah yang tertib, terkoneksi, dan ramah investasi.


Pemeliharaan Jalan: Dukungan Strategis Pemprov Jatim


Sektor infrastruktur jalan mendapat angin segar melalui bantuan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (11/3/2026). Melalui program Pembinaan Jalan Kabupaten, dialokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk peningkatan kualitas jalan di lima desa strategis.


Tak hanya anggaran, bantuan fisik berupa aspal juga dikucurkan guna mempercepat penanganan kerusakan jalan desa. Langkah ini krusial untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi di bulan suci Ramadhan.


Disiplin Tata Ruang: Kunci Kepastian Izin Usaha


Di sisi lain, aspek penataan ruang menjadi perhatian serius Pemkab Jombang melalui Dinas PUPR. Fokus utama saat ini adalah memastikan setiap investasi, termasuk di sektor layanan kesehatan, selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).


Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Jombang, 


Agus Andrianto, menegaskan bahwa penyesuaian regulasi pasca terbitnya PP Nomor 28 Tahun 2025 menuntut sinkronisasi yang lebih ketat antara perizinan usaha dan kelayakan lokasi.


“Kami ingin memastikan bahwa setiap rencana pembangunan di Kabupaten Jombang benar-benar memenuhi kesesuaian tata ruang. Hal ini penting untuk mencegah pelanggaran pemanfaatan ruang sekaligus menjamin pembangunan berkembang secara tertib dan berkelanjutan,” ujar Agus Andrianto dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) OSS RBA di Jombang.


Transformasi Perizinan melalui OSS RBA


Penerapan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) menjadi standar baru dalam pengurusan izin di Jombang. Dengan sistem berbasis risiko ini, Dinas PUPR Jombang berkomitmen untuk: 

-Meminimalkan Kendala Administrasi: Membantu pelaku usaha memahami alur perizinan terbaru agar lebih cepat dan transparan.

-Menjamin Kepastian Hukum: Memastikan setiap bangunan dan infrastruktur memiliki landasan hukum yang kuat sesuai standar teknis.

-Mendorong Investasi Akuntabel: Menciptakan iklim investasi yang sehat melalui keteraturan tata ruang yang jelas.


Membangun Jombang yang Terkoneksi


Melalui sinergi pembangunan jalan oleh Bina Marga dan pengawasan tata ruang yang ketat, Kabupaten Jombang optimis dapat meningkatkan kualitas layanan publik. Infrastruktur yang mantap bukan hanya soal jalan yang halus, melainkan tentang bagaimana ruang wilayah dikelola secara cerdas untuk kesejahteraan masyarakat jangka panjang.







(Red)