Skandal "Bungkamnya" Disdikbud Jombang: Benarkah Wor Windari Lindungi Kepsek Arogan di Tembelang? -->

Javatimes

Skandal "Bungkamnya" Disdikbud Jombang: Benarkah Wor Windari Lindungi Kepsek Arogan di Tembelang?

javatimesonline
09 Maret 2026

JOMBANG, JAVATIMES – Aroma busuk "perlindungan" birokrasi mulai menyengat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang. Dugaan praktik kepemimpinan "tangan besi" yang dilakukan oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Tembelang kini bergeser menjadi bola panas yang mengarah langsung ke meja Kepala Dinas, Wor Windari.

Sikap diamnya Disdikbud atas laporan yang telah menumpuk sejak pertengahan 2025 memicu kecurigaan besar: Apakah ada "restu" dari atasan sehingga oknum Kepsek tersebut begitu percaya diri mengintimidasi bawahannya?

Laporan Menguap, Intimidasi Berlanjut

Para guru di Tembelang kini merasa "dijual" oleh sistem. Laporan yang diajukan melalui Pengawas Dinas seolah masuk ke lubang hitam. Absennya sanksi maupun evaluasi terhadap oknum Kepsek yang dikenal arogan dan diskriminatif itu justru menjadi "bahan bakar" bagi yang bersangkutan untuk kian beringas menekan para pengajar.

"Kami sudah mengadu lewat jalur resmi sejak tahun lalu, tapi tidak ada tindakan. Ini aneh. Kami curiga ada 'tembok tebal' yang melindungi Kepsek ini di tingkat dinas," ungkap seorang sumber dengan nada penuh kekecewaan.

Sikap Bungkam Wor Windari: Bentuk Dukungan Implisit?

Hingga detik ini, Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, memilih jurus "seribu bahasa". Tidak adanya klarifikasi apalagi tindakan tegas di lapangan kian memperkuat opini publik bahwa Disdikbud lebih memilih menjaga privilese seorang pejabat sekolah ketimbang menyelamatkan mentalitas para guru dan kualitas pendidikan siswa.
Di bawah kepemimpinan yang otoriter, martabat guru di SDN tersebut dilaporkan hancur. 

Ancaman sanksi dan segregasi staf menjadi makanan sehari-hari. Publik pun bertanya-tanya: Jika Dinas Pendidikan tahu namun diam, bukankah itu berarti mereka mendukung secara tidak langsung kehancuran dunia pendidikan di Tembelang?

Pendidikan Jombang di Ujung Tanduk

Ketidakberanian Wor Windari untuk bertindak tegas memicu gejolak yang lebih besar. Para guru yang tersakiti kini tidak lagi berharap pada birokrasi dinas yang dinilai mandul. Mereka mulai menyiapkan langkah hukum dan pengaduan langsung kepada Bupati serta Inspektorat untuk membongkar lingkaran setan di balik pembiaran ini.

"Kalau Kepala Dinas tidak berani menindak, berarti dia bagian dari masalah ini. Kami butuh pemimpin yang punya nyali membela kebenaran, bukan pemimpin yang hanya pandai bersembunyi di balik kursi empuk saat bawahannya menjerit," tegas sumber lainnya

Kini, bola panas ada di tangan Wor Windari. Tetap bungkam dan membiarkan sekolah bergejolak, atau segera mencopot oknum Kepsek tersebut demi menjaga kredibilitas pendidikan di Jombang. 









(Red)