NGANJUK, JAVATIMES - Dalam kerumunan siswa-siswi peserta ajang Kreativitas Anak Bangsa di Dhoho Plaza Kediri lantai 2, ada seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Nganjuk yang terlihat begitu bersinar.
Dengan senyum yang selalu menghiasi wajahnya, Tribuana Saffara Putri Artika, atau yang biasa disapa Fafa, adalah salah satu anak yang berasal dari kota angin Nganjuk yang berbakat dan mengejutkan banyak orang dengan prestasinya yang gemilang
Javatimes mencoba menemui Fafa untuk menggali lebih dalam tentang perjalanannya meraih juara pertama pada ajang Kreativitas Anak Bangsa di tiga bidang kompetisi yakni Matematika, Bahasa Inggris dan Sain
Kisah Inspiratif Fafa
Sepenggal kisah inspiratif Fafa, peraih juara pertama olimpiade Matematika, bahasa Inggris dan Sain diajang Kreatifitas Anak Bangsa 2026.
Tribuana Saffara Putri Artika yang dikenal cerdas adalah anak dari seorang ayah yang berprofesi sebagai pengacara bernama H.M.Aris Mujiono dan ibunya yang dikenal sebagai ustadzah dan juga berprofesi sebagai perias manten, bernama Titik Nuryanti, beralamat di Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.
Fafa dengan tutur dan prilaku yang menunjukkan kecerdasannya mengatakan tentang awal ketertarikan pada matematika yang disebutkan sebuah pelajaran yang menarik sejak dirinya mengenal angka dan huruf.
"Angka matematika, bagi saya adalah sebuah teka-teki yang harus dipecahkan, dan dapat dinikmati setiap detiknya," ujar Fafa tersenyum malu-malu.
Sementara prestasi Fafa bukanlah hal yang datang begitu saja. Dia telah bekerja keras menempa ilmu demi mencapai level di mana ia bisa bersaing di Olimpiade Matematika di ajang Kreativitas Anak Bangsa.
"Saya selalu berlatih dan berusaha lebih tekun," jelasnya.
Namun, prestasi Fafa tidak terbatas pada matematika. Dia juga peraih juara pertama Bahasa Inggris dan Sains di ajang Kreativitas Anank Bangsa 2026
Ini menunjukkan bahwa dia adalah seorang siswa yang berprestasi di berbagai bidang. Tidak hanya matematika, menurut Fafa, ia juga peraih juara pertama Bahasa Inggris dan Sains di ajang yang sama dan telah banyak membantunya memahami dunia dengan lebih baik.
"Saya percaya bahwa setiap pelajaran memiliki nilai dan pelajaran yang berharga untuk diajarkan," ucap Fafa sambil tersenyum.
Dukungan Orang Tua
Ketika berbicara tentang keluarganya, Fafa mengungkapkan dukungan dari kedua orang tuanya, ayahnya H.M Aris Mujiono dan ibunya Titik Nuryanti.
"Kedua orang tua saya selalu mendukung impian saya dan memberikan motivasi yang tak terbatas," kata Fafa dengan rasa terima kasih dalam suaranya.
Dalam sebuah perbincangan yang menginspirasi ini, Fafa mengajarkan kepada kita semua bahwa prestasi yang gemilang tidak datang begitu saja. Itu memerlukan kerja keras, dedikasi, dan dukungan keluarga yang tak tergantikan.
Segala ketebatasan, apa pun bentuknya, itu bukan penghalang. Tribuana Saffara Putri Atika adalah contoh nyata tentang bagaimana semangat dan ketekunan dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa.
(Ind)

Komentar
