Sikap Tegas Sekdakab Jombang Soal Polemik PT JPN: Siap Fasilitasi Pertemuan Hingga Opsi Tutup Permanen -->

Javatimes

Sikap Tegas Sekdakab Jombang Soal Polemik PT JPN: Siap Fasilitasi Pertemuan Hingga Opsi Tutup Permanen

javatimesonline
03 November 2026

 
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo

JOMBANG, JAVATIMES — Ketegangan menyelimuti Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, Senin (2/11/2026). Di tengah pusaran isu miring yang mencoba meredam gerakan rakyat, Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pengawasan Aspirasi Gabungan Masyarakat (PAGAR) Jombang akhirnya angkat bicara dengan nada tinggi dan penuh perlawanan.


Dipimpin langsung oleh sang Ketua, M. Budi Santoso—yang akrab disapa Cak Loem—puluhan aktivis mendatangi markas Pemkab Jombang untuk membongkar kebenaran di balik layar hitam konflik yang melibatkan PT JPN Jombang.


"Itu Fitnah Keji!" — Cak Loem Tantang Penyebar Isu Suap

Kedatangan rombongan aktivis PAGAR Jombang bukan tanpa alasan. Kehadiran mereka di kantor bupati sekaligus menjadi panggung klarifikasi atas beredarnya kabar burung yang menyebut bahwa lembaga mereka telah "masuk angin" dan menerima gelontoran dana dari pihak perusahaan.


Dengan suara berapi-api di hadapan awak media, Cak Loem dengan tegas menepis  tuduhan miring tersebut.

"Kami tegaskan di depan publik, di depan media: informasi yang mengatakan PAGAR Jombang sudah menerima uang dari PT JPN Jombang itu tidak benar! Itu adalah upaya untuk meredam langkah kami sekaligus mencoreng nama baik lembaga dan para aktivis yang berjuang menyuarakan aspirasi warga!" seru Cak Loem lantang.


Bagi Cak Loem, isu suap ini adalah strategi kotor pihak-pihak tertentu yang panik melihat konsistensi PAGAR Jombang dalam membela hak-hak warga terdampak. Ia memastikan bahwa langkah hukum dan sosial lembaganya sama sekali tidak bisa dibeli dengan harga apa pun.

"Kami tidak akan berhenti. Apapun hambatan, isu, atau upaya pembelokan arah yang dilakukan, PAGAR Jombang tetap berdiri bersama warga. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada kepastian hukum dan kejelasan yang memuaskan bagi masyarakat yang terdampak!" tegasnya penuh keyakinan.


"Percayalah, kami di sini untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Segala bentuk tuduhan yang merugikan akan kami tanggapi dengan kesabaran namun dengan ketegasan yang sama. Semuanya akan kami buktikan melalui langkah-langkah yang benar dan bertanggung jawab," pungkas Cak Loem.


Respon Pemkab Jombang: Siap Fasilitasi Pertemuan, Sinyal Tutup Permanen PT JPN?

Menanggapi tekanan panas dari para aktivis, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, langsung turun tangan menemui perwakilan LSM PAGAR Jombang di ruang kerjanya.


Dalam dialog terbuka tersebut, Agus Purnomo berjanji pihak Pemkab tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret untuk menengahi polemik yang kian meruncing ini.

“Nanti kita akan fasilitasi antara rekan-rekan dari LSM Pagar Jombang dan pihak perusahaan JPN untuk bertemu dan menemukan solusi. Kalau memang solusinya harus ditutup permanen, ya mau bagaimana lagi,” terang Sekda blak-blakan.


Pernyataan terbuka dari Sekdakab Jombang ini seolah menjadi angin segar bagi warga terdampak, sekaligus membuka celah polemik  terkait nasib operasional PT JPN Jombang ke depan. Akankah pertemuan tripartit antara Pemkab, PAGAR Jombang, dan pihak perusahaan berujung pada sanksi pencabutan izin atau penutupan permanen?


Satu hal yang pasti: bola panas kini berada di tangan Pemkab Jombang. Publik, khususnya warga terdampak, kini menunggu pembuktian nyata dari janji pemerintah daerah untuk tidak memihak dan berdiri di atas keadilan. PAGAR Jombang memastikan, api perlawanan tidak akan padam sampai keadilan benar-benar ditegakkan di tanah Jombang.



(Gading)