![]() |
| Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memberikan apresiasi terhadap jajarannya yang telah meraih penghargaan |
NGANJUK, JAVATIMES – Di balik tumpukan dokumen, lembar arsip, dan administrasi yang selama ini kerap dipandang sebelah mata, ternyata tersimpan kerja besar yang akhirnya membuahkan kebanggaan untuk Kabupaten Nganjuk.
Kerja yang berlangsung senyap itu kini mendapat pengakuan nasional.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk resmi menerima apresiasi dan penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas capaian hasil pengawasan kearsipan tahun 2025 dengan predikat AA atau kategori Sangat Memuaskan.
Penghargaan tersebut tertuang dalam surat resmi ANRI Nomor B/AK.01.00/347/2026 tertanggal 8 Mei 2026 yang ditujukan kepada Bupati Nganjuk. Dalam surat itu, ANRI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk atas keberhasilannya menyelenggarakan sistem kearsipan secara profesional dan berkualitas.
Penghargaan itu rencananya akan diserahkan dalam Rapat Koordinasi Kearsipan sebagai bagian dari Puncak Peringatan Hari Kearsipan ke-55 di Gedung ANRI, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Bagi sebagian orang, arsip mungkin hanya dianggap urusan administrasi biasa. Namun bagi pemerintah modern, kearsipan adalah wajah profesionalisme, ketertiban tata kelola, sekaligus cermin akuntabilitas pelayanan publik.
Karena itu, capaian kategori AA bukan sekadar penghargaan simbolik. Raihan tersebut menjadi penanda bahwa tata kelola pemerintahan di Kabupaten Nganjuk terus bergerak menuju sistem yang lebih tertib, transparan, dan terpercaya.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengapresiasi capaian tersebut dan menyebut penghargaan itu sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang selama ini terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi pemerintahan.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami di Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Penghargaan ini bukan untuk individu, tetapi hasil kerja bersama seluruh OPD dan jajaran yang terus berkomitmen menjaga tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen.
Menurutnya, kearsipan memiliki peran penting dalam membangun pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Sebab, setiap kebijakan dan pelayanan publik membutuhkan sistem dokumentasi yang tertata dengan baik.
“Kearsipan sering dianggap pekerjaan di belakang layar, padahal ini pondasi penting pemerintahan. Arsip yang tertata akan mempermudah pelayanan, menjaga memori pembangunan daerah, dan menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” tegas Kang Marhaen.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN, tenaga kearsipan, serta pihak-pihak yang selama ini bekerja konsisten membangun sistem administrasi yang lebih baik di lingkungan Pemkab Nganjuk.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan menjaga komitmen dalam penataan arsip daerah. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” tambahnya.
Penghargaan dari ANRI itu sekaligus menjadi bukti bahwa pembenahan birokrasi tidak selalu terlihat di permukaan. Ada proses panjang, disiplin administrasi, hingga konsistensi kerja yang terus dijaga setiap hari.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan modern, keberhasilan Nganjuk meraih kategori AA menjadi pesan bahwa daerah mampu bersaing secara nasional bukan hanya lewat pembangunan fisik, tetapi juga melalui kualitas tata kelola pemerintahan.
Kini, dari ruang-ruang arsip yang selama ini bekerja tanpa sorotan, lahirlah sebuah prestasi yang membawa nama Nganjuk semakin diperhitungkan di tingkat nasional.
(AWA)

Komentar