PASURUAN, JAVATIMES – Perum Perhutani KPH Pasuruan resmi memulai kegiatan reboisasi tahun 2025 melalui acara groundbreaking yang digelar di petak 44 RPH Plososari, BKPH Pasuruan. Acara ini dihadiri FORKOMPIMCA Lumbang, jajaran Kepala Seksi, Asper, KSS, serta perwakilan KRPH se-wilayah KPH Pasuruan. Total peserta mencapai 215 orang dari kantor KPH hingga jajaran BKPH.
Administratur/KKPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi simbol dimulainya penanaman serentak di seluruh wilayah kelola Perhutani KPH Pasuruan. Ia menekankan pentingnya komitmen semua jajaran untuk memastikan keberhasilan program reboisasi.
“Saya minta seluruh jajaran memberikan perhatian khusus untuk menunjang keberhasilan tanaman tahun ini. Laksanakan penanaman dengan niat ibadah, diawali Bismillah. Ketika tanaman ini tumbuh besar, manfaatnya akan kembali kepada kita, perusahaan, dan masyarakat luas,” ujarnya.
Pada kegiatan perdana ini, dilakukan penanaman 450 plances balsa, yang menjadi bagian awal dari rangkaian reboisasi 2025.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Hutan, Padi Subowo, mengungkapkan bahwa jajaran Perhutani sebenarnya telah lebih dulu memulai penanaman sejak awal November, seiring meningkatnya curah hujan di wilayah Pasuruan.
“Tanpa menunggu komando, seluruh BKPH dan RPH sudah bergerak mengawali penanaman. Jajaran kami terus melakukan gerakan tanam yang melibatkan masyarakat dan stakeholder. Dengan perhatian penuh, insyaallah tanaman tumbuh baik dan akan memenuhi kebutuhan oksigen bagi umat,” jelasnya sambil tersenyum.
“Selain menjalankan tugas, para rimbawan juga beramal karena berkontribusi pada penyediaan oksigen. Maka jangan heran jika kelak para rimbawan masuk surga,” tambahnya.
Reboisasi ini menjadi komitmen Perhutani KPH Pasuruan dalam menjaga kelestarian hutan, memperkuat fungsi ekologis, dan mendukung keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
(Tim)

Komentar