![]() |
| Ulum Basthomi, Ketua DPC PKB Nganjuk saat menjadi khatib di salah satu masjid di Kabupaten Nganjuk |
NGANJUK, JAVATIMES - Pemilihan legislatif 2024 telah selesai. Hasilnya DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nganjuk meraih 9 kursi atau 18 persen dari total suara sah di tingkat DPRD Kabupaten Nganjuk.
Perolehan itu dianggap belum memenuhi syarat dalam pencalonan bupati dan wakil bupati dari partai politik atau gabungan partai politik sebesar 20 persen perolehan kursi di DPRD Kabupaten Nganjuk.
Hal ini membuat DPC PKB Nganjuk membuka peluang untuk koalisi dengan partai politik lainnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 sebagai strategi untuk perubahan dan mendapatkan pemimpin yang solid serta mampu memberikan perubahan atas potensi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Nganjuk.
Sementara Ulum Basthomi ketua DPC PKB Nganjuk mengatakan, untuk menuju koalisi dengan partai lain, pihaknya telah menyiapkan beberapa nama kader terbaik PKB, untuk maju sebagai bakal calon bupati (bacabup) maupun bakal calon wakil bupati (bacawabup) pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Nganjuk 2024.
Kami telah menyiapkan nama-nama yang layak untuk bertarung di Pilkada Nganjuk 2024, ada kader PKB dan ada kader NU, yang jelas terlalu dini kalau saya menyebutkan nama nama tersebut, kata Gus Ulum sapaan akrabnya.
Gus Ulum juga menambahkan, untuk mencukupi persyaratan menuju Pilkada Serentak 2024, DPC PKB telah melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai, hanya saja baru ada satu partai yang sevisi.
Hingga saat ini, baru ada Partai Gerindra yang sevisi, tambah Gus Ulum.
Dilain pihak partai yang dianggap sevisi dan dianggap layak bertarung di Pilkada Nganjuk 2024 hanya ketua DPC partai Gerindra Jianto, yang paling layak, meski ada beberapa nama lain yang juga mencoba keberuntungan melalui Partai Gerindra.
![]() |
| Kamto anggota DPRD Kabupaten Nganjuk dari Fraksi Gerindra |
Kamto anggota DPRD Kabupaten Nganjuk dari Fraksi Gerindra mengatakan, efek Prabowo pada Pilpres 2024 hingga kini masih sangat tinggi, jadi tidak salah kalau Gerindra sudah waktunya punya kepala daerah di Kabupaten Nganjuk.
Apalagi dirinya menangkap ada semangat dan komitmen di grassroot atau akar rumput untuk lebih memperjuangkan kader internal Partai Gerindra sendiri.
Sosok yang paling tepat untuk maju menjadi Bacabup atau Bacawabup adalah ketua DPC Partai Gerindra, ini berdasarkan atas kesuksesannya sebagai ketua pemenangan Pilpres 2024 dan berhasil memenangkan Prabowo-Gibran di kandang banteng dengan meraup 72 persen lebih, pungkasnya.
(Ind)

Komentar
