Makam Putri Probo Retno istri Raden Panji, bangunan rusak tidak terawat -->

Javatimes

Makam Putri Probo Retno istri Raden Panji, bangunan rusak tidak terawat

javatimesonline
21 Agustus 2026

 

MALANG, JAVATIMES – Kabupaten Malang saat ini yang sudah beralih ibukota di Kepanjen, seperti sudah diketahui masyarakat luas jika kita melihat sejarah budaya di masa lalu bahwa setiap daerah mempunyai sejarah panjang sebelum berdiri.


Dalam cerita lama menurut sumber pada awak media (20/8/2026) "ada seorang pemuda bernama R.Panji berasal dari Sumenep Madura ke Kadipaten Malang atau Kerajaan Sengguruh masa kekuasaan Majapahit.


Lebih jauh," untuk kisah Raden Panji ada beberapa versi yang diantaranya beliau putra dari seorang raja Sumenep Madura dan menikah dengan seorang  bernama Roro Probo Retno putri dari Adipati Ronggo Tohjiwo lewat jalur menang sayembara adu kesaktian".


"dari semua versi tersebut, tidak mengelak jika Raden Panji memang sebagai sosok penting dalam penamaan daerah yang sekarang di kenal sebagai Kepanjen masuk wilayah Kabupaten Malang". ujarnya 


Saat tim kelokasi sekitar makam merasa miris sebagai salah satu bukti sejarah di kabupaten Malang kecamatan Kepanjen, bangunan tempat pemakaman dan atau pendukung bangunan utama terlihat rusak parah tidak ada perbaikan sama sekali. 


siapa yang harus bertanggung jawab atas bukti sejarah ini hingga tempat peristirahatan terakhir tokoh masyarakat di zamannya terbengkalai tidak terawat bertahun-tahun lamanya, apa pemerintah daerah atau setempat tidak ada anggaran untuk perawatan bukti sejarah di masa lalu atau jika ada, kenapa ini sampai berlarut-larut di biarkan rusak.


jika melihat dari lokasi, ini juga masih lingkungan dinas pendidikan Kabupaten Malang dan jika berdasarkan undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya, tampak kalimat jelas untuk pemerintah kabupaten kota propinsi melakukan inventarisasi, pengawasan, serta memberikan perlindungan hukum dan alokasi anggaran perawatan bagi makam bersejarah yang berada di daerahnya.


Saat tim hendak menemui orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang H.Bagus S yang tampak mobilnya ada di sebelah kantor, mulai dari tim mencoba komunikasi lewat WhatsApp hingga satu jam lebih tapi Kepala Dinas yang baru menjabat ini tidak ada jawaban. 





(Tim)