Lepas 1 Ton Lele, Bupati Warsubi dan Kapolres Jombang Ikut ‘Strike’ Bareng Ribuan Warga di Tirta Wisata -->

Javatimes

Lepas 1 Ton Lele, Bupati Warsubi dan Kapolres Jombang Ikut ‘Strike’ Bareng Ribuan Warga di Tirta Wisata

javatimesonline
14 Juni 2026

JOMBANG, JAVATIMES –  Suasana penuh tawa, keseruan, dan keakraban mewarnai Kolam Pemancingan Tirta Wisata Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang pada Sabtu (13/6/2026) pagi.


Ribuan warga tumpah ruah memadati lokasi untuk mengikuti acara mancing gratis. Agenda ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.


Tak tanggung-tanggung, panitia bersama Forkopimda menebar sebanyak 1 ton ikan lele ke dalam kolam untuk diperebutkan. Menariknya, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si bersama Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR dan Forkopimda ikut turun langsung memegang joran dan membaur di tengah masyarakat.


Momen Bupati dan Kapolres Strike Ikan

Suasana di lokasi semakin pecah saat kail milik Bupati Warsubi mendadak ditarik ikan. Dengan penuh semangat, orang nomor satu di Jombang ini berhasil melakukan strike dan menaikkan ikan ke darat. Aksi ini langsung disambut tepuk tangan riuh dari warga sekitar.

Tak mau kalah, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan juga menunjukkan ketangkasannya. Ia berhasil mendaratkan ikan lele hasil pancingannya sendiri.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

-Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd.

-Sekdakab Jombang, Agus Purnomo S.H., M.Si.

-Pengasuh Ponpes Falahul Muhibbin, KH Nur Hadi (Mbah Bolong Jombang).

-Gus Nafik dari Kediri, serta unsur Forkopimda Jombang lainnya.


Kehadiran para pimpinan daerah dan tokoh agama ini menunjukkan hangatnya sinergitas serta kebersamaan antara TNI, Polri, dan Pemkab Jombang dalam membersamai masyarakat.


Sarana Rekreasi dan Penggerak Ekonomi Lokal


Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiatif dari Polres Jombang. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang silaturahmi.


"Kegiatan mancing adalah sarana rekreasi yang efektif untuk memupuk kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat," ujar Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi tersebut.


Pemkab Jombang juga berharap agar ruang publik Tirta Wisata bisa terus hidup dan membawa dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar.

"Mudah-mudahan, Kolam Pemancingan Tirta Wisata ini semakin ramai, semakin maju, serta dapat ikut menggerakkan perekonomian lokal," tambahnya.


Kolaborasi Menjaga Kamtibmas Jombang


Di balik keseruan memperebutkan 1 ton lele, momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas sektor di Jombang dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).


"Melalui kesempatan ini, saya juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Jombang," tegas Abah Warsubi, Ia menegaskan bahwa rasa aman merupakan fondasi utama pembangunan.


Secara keseluruhan, acara berlangsung sangat cair. Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat memadati pinggir kolam, menantikan joran mereka disambar ikan. peserta yang berhasil mendapatkan ikan lele ukuran indukan (master) akan mendapatkan hadiah uang tunai dari panitia, lalu lele tersebut dilepas kembali ke kolam. Sementara untuk ikan lele ukuran kecil, peserta diperbolehkan membawa pulang hasil pancingannya untuk lauk di rumah.







(Gading)