Dukung Jombang Maju dan Sejahtera, Pemkab Jombang Gelar Gerakan ‘GEMMA BISA’ 2026 -->

Javatimes

Dukung Jombang Maju dan Sejahtera, Pemkab Jombang Gelar Gerakan ‘GEMMA BISA’ 2026

javatimesonline
10 Juni 2026

JOMBANG, JAVATIMES – Pemerintah Kabupaten Jombang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan pangan daerah. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Pemkab Jombang sukses menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (GEMMA BISA) Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (10/6/2026).


Kegiatan strategis ini menjadi bagian dari langkah nyata Pemkab Jombang dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan lokal, sekaligus mendukung percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya daerah.


Acara resmi tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si. Turut hadir mendampingi, Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ning Ema Erfina Salmanudin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, jajaran kepala perangkat daerah terkait, serta ratusan guru dan pelajar yang menjadi peserta aktif.


Transformasi Pola Pikir: Sehat dan Bergizi Tidak Harus Mahal


Dalam sambutannya, Sekdakab Jombang Agus Purnomo menegaskan pentingnya transformasi pola konsumsi masyarakat menuju pola makan yang lebih sehat, beragam, dan aman. Ia menjelaskan bahwa konsep lama "4 Sehat 5 Sempurna" kini telah berkembang menjadi konsep Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang jauh lebih relevan dengan tantangan kesehatan modern.


"B2SA bukan hanya sekadar mengganti istilah lama, tetapi mengubah cara pandang bahwa makan tidak hanya sekadar kenyang. Kita harus memastikan asupan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi kesehatan," ujar Agus Purnomo.


Lebih lanjut, Agus Purnomo menjelaskan mengapa GEMMA BISA secara khusus membidik generasi muda dan pelajar. Menurutnya, anak-anak adalah agen perubahan yang sangat efektif untuk membangun kebiasaan pola makan sehat sejak usia dini. Lewat gerakan ini, Pemkab Jombang ingin mematahkan stigma bahwa makanan bergizi selalu identik dengan harga yang mahal.


"Kita ingin mengubah cara pandang bahwa makan bergizi itu harus mahal. Banyak pangan lokal di sekitar kita yang harganya sangat terjangkau dan mudah didapatkan, namun memiliki kandungan gizi yang luar biasa baik," imbuhnya.


Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan generasi muda untuk bangga mengonsumsi pangan lokal demi mewujudkan visi daerah. "Mari kita jadikan GEMMA BISA sebagai gerakan bersama untuk membangun generasi Jombang yang sehat, kuat, dan cerdas, sekaligus mendukung terwujudnya Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua," tegasnya.


Implementasi Nyata Regulasi dan Penguatan Ketahanan Pangan


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Drs. Bambang Sriyadi, M.Si., memaparkan bahwa GEMMA BISA 2026 merupakan implementasi konkret dari Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.


Bambang menilai, penguatan konsumsi pangan lokal memiliki multiplier effect (efek berganda) yang sangat strategis bagi daerah, antara lain:

-Meningkatkan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

-Memperkuat sistem pangan nasional yang tangguh.

-Meningkatkan kualitas SDM masyarakat Jombang.

-Mendorong pemanfaatan sumber daya alam lokal secara bijak dan berkelanjutan.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif. Dengan memanfaatkan sumber pangan yang melimpah di sekitar kita, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga dengan sangat baik tanpa harus mengeluarkan biaya besar," jelas Bambang.


Edukasi Interaktif dan Praktik Kuliner Lokal


Kegiatan GEMMA BISA 2026 ini dikemas secara menarik dan interaktif. Sebanyak 120 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping serta guru pembina kantin sekolah dari berbagai lembaga pendidikan terlibat aktif. Di antaranya berasal dari:

SDN Kepanjen 2

SDN Jombatan 1

MIN 1 Jombang

MI Al Azhar

MI Nidhomiyah Candimulyo

Selain mendapatkan edukasi mengenai pangan B2SA, para pelajar juga diajak untuk mengenal lebih dekat sejarah dan fungsi Pendopo Kabupaten Jombang sebagai simbol pelestarian budaya lokal.


Tak hanya teori, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Praktik Pembuatan Kudapan Sehat Berbahan Pangan Lokal. Hasil bumi seperti waluh kuning, singkong, dan komoditas ikan disulap menjadi hidangan bergizi yang lezat. Sesi praktik ini diikuti dengan antusias oleh Pokja III TP PKK Kabupaten dan Kecamatan, DWP Kabupaten Jombang Bidang Pendidikan, serta para guru.


Melalui kesuksesan Gerakan GEMMA BISA 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Jombang optimistis kesadaran masyarakat akan pangan lokal yang sehat, bergizi, seimbang, dan aman akan terus meningkat, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi emas Jombang yang sehat, kuat, dan cerdas.






(Gading)