JOMBANG, JAVATIMES – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang mengambil langkah proaktif menghadapi puncak musim penghujan. Guna menjamin keselamatan publik di tengah ancaman cuaca ekstrem, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marga dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan pemangkasan pohon besar yang rawan tumbang di sejumlah jalur strategis.
Langkah mitigasi ini difokuskan pada pohon-pohon tua yang memiliki tajuk terlalu rimbun dan dinilai membahayakan pengguna jalan saat terjadi angin kencang.
Fokus pada Jalur Urat Nadi Transportasi
Kegiatan pemangkasan kali ini diprioritaskan pada dua ruas jalan utama yang menjadi urat nadi transportasi kabupaten, yakni:
-Ruas Jalan Cukir–Mojowarno
-Ruas Jalan Selorejo–Mojoroto
Kedua jalur tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan risiko karena memiliki volume lalu lintas yang padat serta keberadaan pohon pelindung yang sudah berusia tua.
Kriteria Pohon yang Dipangkas
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, menjelaskan bahwa pihaknya tidak asal tebang. Kriteria pohon yang menjadi sasaran telah ditentukan secara selektif untuk menjaga keseimbangan ekosistem jalan.
"Pohon-pohon yang dipangkas adalah yang kondisinya sudah rapuh, terlalu rindang sehingga membebani batang utama, maupun yang secara struktur miring dan berpotensi roboh saat diterjang angin kencang," ujar Bustomi, Kamis (02/04/2026).
Tim URC Siaga 24 Jam
Operasi di lapangan sepenuhnya dijalankan oleh Tim URC Bidang Bina Marga. Tidak hanya melakukan pemangkasan terencana (pruning), tim ini juga disiagakan selama 24 jam untuk merespons laporan darurat dari masyarakat.
Tiga poin utama operasi Tim URC meliputi:
- Pemangkasan Selektif: Mengurangi beban dahan tanpa mematikan pohon agar fungsi peneduh tetap terjaga.
- Pembersihan Jalur: Memastikan sisa dahan tidak menyumbat drainase atau mengganggu badan jalan.
- Respon Cepat: Penanganan segera jika ditemukan pohon tumbang pasca-badai guna mencegah kemacetan.
Prioritas Keselamatan dan Ekonomi
Bustomi menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk antisipasi dini sesuai instruksi pimpinan. Mengingat jalur seperti Cukir–Mojowarno merupakan akses vital distribusi barang, kelancaran arus lalu lintas sangat berpengaruh pada ekonomi warga.
"Kita tidak ingin menunggu jatuh korban atau kerusakan infrastruktur baru bergerak. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas tertinggi kami," tegasnya.
Selain mengurangi risiko kecelakaan, pemangkasan ini bertujuan melindungi infrastruktur jaringan listrik dan telekomunikasi, serta meningkatkan jarak pandang pengemudi saat hujan lebat.
Imbauan bagi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara di tengah cuaca buruk. Warga juga diminta aktif melaporkan melalui saluran resmi jika menemukan pohon di tepi jalan yang kondisinya mulai membahayakan.
(Gading)

Komentar
