KEDIRI, JAVATIMES – Menyambut arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Kediri memperkuat layanan kesehatan bagi pemudik melalui pendirian pos pengamanan dan pelayanan (pospam) dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, salah satunya di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).
Pospam tersebut diisi oleh personel gabungan lintas instansi, mulai dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, ORARI, Senkom, hingga Pramuka dan Banser Kabupaten Kediri. Sinergi ini menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Dr. Ahmad Khotib, M.Kes., saat melakukan inspeksi di Pospam SLG pada 13 Maret 2026 menegaskan kesiapan sektor kesehatan dalam mendukung operasi tersebut.
“Mulai hari ini Dinas Kesehatan dilibatkan untuk siaga menghadapi berbagai situasi di lapangan, khususnya terkait pelayanan kesehatan hingga arus balik selesai,” ujarnya.
Ia menekankan, potensi risiko kesehatan selama perjalanan mudik menjadi perhatian utama, terutama kecelakaan lalu lintas serta gangguan kesehatan akibat kelelahan.
“Kami menyiagakan tim medis untuk mengantisipasi berbagai kondisi, mulai dari lakalantas hingga keluhan kesehatan yang dialami pemudik. Tentu kita berharap hal-hal tersebut tidak terjadi, namun kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.
Selain itu, pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di pospam.
“Silakan mampir ke pospam jika mengalami keluhan kesehatan. Kami telah menyiapkan tenaga medis, peralatan kesehatan, hingga ambulans lengkap dengan pengemudi untuk rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan,” tambahnya.
Dinas Kesehatan juga menempatkan tim medis di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Kediri, di antaranya Pospam Monumen SLG, Mengkreng, Kandangan, Pare, Papar, serta wilayah Polres Kediri Kota di Grogol. Setiap pospam dilengkapi tenaga medis yang siap memberikan penanganan awal terhadap berbagai keluhan seperti gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi, hingga kelelahan perjalanan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya komprehensif pemerintah daerah dalam memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, sehat, dan nyaman sepanjang momentum Lebaran 2026.
( Rud )

Komentar