![]() |
| Kesbangpol Kabupaten Nganjuk akan asesmen LSM dan Ormas |
NGANJUK, JAVATIMES - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nganjuk saat ini akan melakukan perbaikan sistem manajemen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Hal ini sebagaimana yang dikatakan Eko Sutrisno Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol menekankan, perbaikan yang akan dilakukan difokuskan pada peningkatan legalitas, pendataan ulang, pembinaan, serta peningkatan sinergi antara LSM dan pemerintah daerah.
"Ada empat poin utama dalam perbaikan sistem yang akan kami lakukan di tahun 2026," katanya.
Selain itu Eko juga menegaskan akan pentingnya eksistensi dan peran LSM dan ormas di Kabupaten Nganjuk untuk dapat memberikan warna dalam upaya memperkuat civil society yang kuat dan mandiri dengan melakukan 4 poin utama dalam perbaikan sistem manajemen LSM dan Ormas.
Penertiban Legalitas dan Pendataan Ulang (Administrasi)
Penertiban legalitas ini bertujuan untuk menertibkan data, memastikan keberadaan fisik kantor, kepengurusan aktif, serta kesesuaian AD/ART dengan ideologi negara.
Selain itu guna meningkatkan good governance di tingkat organisasi masyarakat dan memastikan kepatuhan hukum, seperti : pembaruan database (Database Up-to-date), kepatuhan hukum (Legal Compliance), transparansi dan akuntabilitas, menjaga kondusifitas wilayah serta monitoring operasional.
"Jadi LSM dan Ormas bukan hanya terdaftar sebagai badan hukum di Kementerian Hukum dan HAM juga bukan hanya Surat Keberadaan Ormas di Kesbangpol," urainya.
Digitalisasi Layanan Pendaftaran
Penerapan sistem online ini bertujuan untuk peningkatan efisiensi dan kecepatan layanan, transparansi dan akuntabilitas untuk mengurangi resiko praktek pungli serta memastikan keterbukaan informasi publik.
Selanjutnya adalah aksesibilitas yang lebih baik, kemudahan pelaporan dengan tujuan, membantu LSM dan organisasi untuk memenuhi kewajibannya dalam pelaporan administratif dan keuangan secara tertib.
Pembinaan dan Pengawasan Intensif
Upaya evaluasi legalitas dan mempermudah dalam memantau aktivitas LSM dan ormas, maka Kesbangpol Nganjuk akan meningkatkan sinergi dengan tim terpadu yang meliputi, kesbangpol, intelejen kepolisian, kejaksaan dan TNI.
"Upaya ini untuk memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan integrasi antara individu, tim, atau organisasi guna menghasilkan kinerja gabungan yang lebih maksimal dalam menindak praktek tidak etis dari LSM dan ormas seperti pemerasan, premanisme, dan sebagainya" lanjut Eko.
Peningkatan Kapasitas dan Kolaborasi
LSM dan ormas sebagai bagian dari mitra strategis dalam pembangunan dan pengawasan kebijakan bukan sebagai pengkritik tanpa dasar.
Disini Kesbangpol akan mengambil peran penting seperti melakukan, pelatihan bersama, mengagendakan forum dialog berkala, pengembangan indikator keberhasilan bersama, dan berbagi sumber daya teknis atau finansial.
"Ini sangat penting dalam menciptakan dampak sosial yang lebih dalam, seperti peningkatan ekonomi dan pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput," tegasnya.
(Ind)

Komentar