SIDOARJO, JAVATIMES – Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung kondisi dua rumah warga yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Bulusidokare dan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, Senin (26/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan perbaikan hunian warga kurang mampu dapat segera ditangani.
Dua rumah yang menjadi sasaran peninjauan masing-masing milik Bambang Sriyono, pedagang asongan asal Kelurahan Bulusidokare, dan Arief Achmadi, pekerja serabutan yang tinggal di Kelurahan Lemahputro. Kondisi kedua rumah tersebut memerlukan pembenahan, terutama pada bagian atap, plafon, dan kamar mandi.
Dalam peninjauan itu, Subandi memastikan perbaikan kedua rumah dijadwalkan mulai dikerjakan pada minggu ketiga November 2026. Perbaikan diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni, terutama menjelang meningkatnya intensitas hujan.
“Bulan sebelas sudah ada perbaikan. Nanti cat ulang, bagian yang keropos kita benahi semua, atap kita perbaiki, kita pasang plafon kembali, dan kamar mandi juga dibenahi,” ujar Subandi saat meninjau rumah Bambang Sriyono.
Sementara itu, rumah Arief Achmadi di Kelurahan Lemahputro juga akan mendapatkan penanganan serupa. Selain perbaikan atap, plafon, dan kamar mandi, lantai rumah akan ditinggikan sebagai upaya mengantisipasi genangan air.
“Melihat kondisi atapnya yang sudah mulai keropos, nanti plafon dibenahi, ada peninggian lantai, dan kamar mandi juga diperbaiki. Harapannya sebelum hujan rumahnya sudah bagus kembali,” kata Subandi kepada jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo yang turut mendampingi peninjauan.
Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum Baznas Sidoarjo, H. Ilhamuddin, mengonfirmasi bahwa pengerjaan kedua rumah tersebut dijadwalkan pada minggu ketiga November 2026. Pelaksanaan perbaikan pada Oktober belum dapat dilakukan karena alokasi program RTLH untuk bulan tersebut telah terpenuhi.
“Untuk minggu ketiga November pengerjaannya. Bulan Oktober ini jadwalnya sudah penuh. Untuk bulan November sudah terdaftar lima rumah, dan target kita setiap bulan ada 15 RTLH yang mendapatkan bantuan perbaikan,” jelas Ilhamuddin.
Ia menambahkan, Baznas Sidoarjo secara konsisten mengupayakan rehabilitasi sedikitnya 15 unit rumah tidak layak huni setiap bulan. Program tersebut menjangkau masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo sesuai dengan kebutuhan dan alokasi bantuan yang tersedia.
Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Baznas, program rehabilitasi RTLH diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih aman, sehat, dan layak. Peninjauan langsung oleh kepala daerah juga menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi warga serta kebutuhan perbaikan di lapangan mendapat perhatian dan tindak lanjut.
(Khol)

Komentar