APBN Hadir untuk Sekolah, SDN 2 Warujayeng Berbenah Demi Kenyamanan Siswa -->

Javatimes

APBN Hadir untuk Sekolah, SDN 2 Warujayeng Berbenah Demi Kenyamanan Siswa

javatimesonline
22 September 2026
Revitalisasi SDN 2 Warujayeng 

NGANJUK, JAVATIMES – Suasana berbeda terlihat di SDN 2 Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Aktivitas pembangunan perlahan mengubah wajah sekolah tersebut menjadi lebih tertata dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.


Perubahan itu hadir melalui Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digelontorkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dan menyasar satuan pendidikan di berbagai daerah, termasuk SDN 2 Warujayeng.


Revitalisasi tidak hanya berfokus pada satu bagian bangunan. Di SDN 2 Warujayeng, pekerjaan mencakup perbaikan atau revitalisasi atap seluruh ruang yang ada di lingkungan sekolah.


Selain itu, pembangunan juga menyentuh fasilitas sanitasi melalui pembuatan kamar mandi. Lingkungan sekolah pun turut ditata dengan pembangunan pagar sehingga diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertib, aman, dan nyaman.


Hingga Senin (21/9/2026), progres pekerjaan revitalisasi telah mencapai 30,47 persen.


Proses pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Skema tersebut sekaligus memberikan ruang bagi warga sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan fasilitas pendidikan di lingkungannya.


Ketua P2SP SDN 2 Warujayeng mengatakan, pelaksanaan secara swakelola membuat masyarakat sekitar dapat terlibat langsung dalam proses revitalisasi sekolah.

“Dengan swakelola ini, masyarakat sekitar juga bisa ikut terlibat dalam pembangunan. Harapannya, hasil revitalisasi ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi sekolah, terutama untuk kenyamanan anak-anak dalam belajar,” ujarnya.


Menurutnya, revitalisasi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah. Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan bukan sekadar persoalan fisik bangunan, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan ruang belajar yang lebih layak bagi peserta didik.


Dengan atap yang diperbaiki, fasilitas kamar mandi yang dibangun, serta lingkungan sekolah yang ditata melalui pembangunan pagar, SDN 2 Warujayeng diharapkan semakin mampu memberikan suasana belajar yang aman dan nyaman.


Program tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berbicara mengenai proses belajar mengajar di dalam kelas. Infrastruktur sekolah yang memadai menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas pendidikan agar berjalan secara optimal.


Sesuai dengan MoU atau perjanjian kerja sama, pelaksanaan revitalisasi SDN 2 Warujayeng ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.


Masih ada waktu bagi proses pembangunan untuk terus berjalan hingga seluruh pekerjaan yang telah direncanakan dapat diselesaikan. Harapannya, ketika seluruh tahapan rampung, siswa SDN 2 Warujayeng dapat menikmati lingkungan sekolah yang lebih baik, nyaman, dan mendukung semangat mereka untuk belajar.



(Tim)