Tasyakuran 1 Tahun Jabatan, Bupati Warsubi Paparkan Capaian Jombang Masuk 3 Besar Nasional. Borong 18 Penghargaan Nasional dan Sukses Tekan Pengangguran* -->

Javatimes

Tasyakuran 1 Tahun Jabatan, Bupati Warsubi Paparkan Capaian Jombang Masuk 3 Besar Nasional. Borong 18 Penghargaan Nasional dan Sukses Tekan Pengangguran*

javatimesonline
20 Februari 2026

JOMBANG, JAVATIMES – Menandai satu tahun masa bakti kepemimpinan di Kabupaten Jombang, pasangan Bupati Warsubi, S.H., M.Si., dan Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd. (Gus Salman), menggelar tasyakuran sederhana di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (20/2/2026) sore. Acara yang dikemas dengan doa bersama di tengah suasana Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum refleksi atas sederet prestasi gemilang yang diraih "Kota Santri" dalam setahun terakhir.


Panen Prestasi: Dari WTP hingga Peringkat 3 Nasional


Meski baru genap setahun menakhodai Jombang, duet Warsubi-Salman telah mengukir sedikitnya 18 penghargaan prestisius di tingkat provinsi maupun nasional. Dalam sambutannya, Bupati Warsubi memaparkan beberapa capaian kunci yang menjadi bukti keberhasilan tata kelola pemerintahannya.


Di sektor keuangan, Jombang sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Sementara di bidang kesehatan, Jombang dinobatkan sebagai yang terbaik di Regional 1 Indonesia dalam intervensi spesifik stunting oleh Menteri Kesehatan RI.


Prestasi paling mencolok hadir di sektor pelayanan publik. Jombang berhasil meraih predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB, yang menempatkan kabupaten ini di peringkat ke-3 nasional dari 415 kabupaten se-Indonesia.


"Kegiatan ini adalah wujud syukur atas kekuatan yang diberikan Allah SWT untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jombang. Mari jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus membangun lebih baik lagi," tutur Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi ini.


Ekonomi Menguat: Angka Pengangguran Turun Signifikan


Tak hanya soal piagam dan trofi, keberhasilan kepemimpinan Warsubi-Salman juga dirasakan langsung dalam aspek ekonomi makro. Berdasarkan data yang dipaparkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Jombang mengalami penurunan sebesar 0,47 persen, dari 3,75 persen pada tahun 2024 menjadi 3,28 persen di tahun 2025.


Bupati menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan ini terletak pada kerja keras kolektif dan kondisi sosial yang kondusif. Ia pun menyampaikan apresiasi khusus kepada Forkopimda dan DPRD Jombang yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mengawal program pemerintah.


"Terima kasih kepada Forkopimda dan DPRD yang selama ini telah mendukung kami sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya.


Doa Lintas Tokoh dan Sinergi Birokrasi


Acara tasyakuran ini berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh-tokoh besar. KH. Cholil Dahlan (Pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso) memimpin Istighosah, sementara KH. Nur Hadi (Mbah Bolong) memberikan tausiyah dan doa penutup.

Di akhir acara, Abah Warsubi memohon doa restu agar ia bersama Gus Salman senantiasa diberikan kesehatan untuk menuntaskan visi besar 'Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua'. Prosesi pemotongan tumpeng dan buka puasa bersama menjadi penutup agenda yang penuh rasa kekeluargaan tersebut.


Hadir pula dalam acara ini Sekdakab Jombang Agus Purnomo, jajaran kepala OPD, Ketua TP PKK Yuliati Nugrahani Warsubi, serta pimpinan instansi vertikal dan perbankan di Jombang.








(Gading)